PENDAPATAN NASIONAL
PENDAPATAN NASIONAL
![]() |
| ekonomi sma kelas XI |
A.
PENGERTIAN
DAN MANFAAT PENDAPATAN NASIONAL
|
Pendapatan Nasional (National Income)
adalah keseluruhan barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam
waktu satu tahun. Istilah yang sering digunakan dalam pendapatan nasional
adalah Produk Dostik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP) dan Produk
Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP). Bila kita lihat kembali
pada materi pokok tentang arus lingkaran kegiatan ekonomi, rumah tangga
konsumsi menyerahkan jasa faktor produksi kepada perusahaan dan mereka akan
menerima pendapatan berupa sewa sebagai balas jasa tanah, upah dan gaji sebagai
balas jasa tenaga, bunga sebagai balas jasa modal, dan laba usaha atau
keuntungan sebagai balas jasa pengusaha. Jadi semua pendapatan sebagai balas
jasa atas penyerahan faktor produksi disebut pendapatan nasional.
Sedangkan manfaat perhitungan pendapatan nasional
diantaranya :
1. Untuk mengetahui
struktur perekonomian suatu negara, apakah agraris, industri dan sebagainya.
2. Untuk mengetahui
kemajuan ekonomi atau perkembangan perekonomian dari tahun ke tahun, apakah
mengalami kemajuan, kemunduran atau tetap.
3. Untuk mengetahui
tingkat kemakmuran masyarakat setelah dibandingkan dengan jumlah penduduk,
yaitu tentang pendapatan perkapitanya.
4. Untuk membandingkan perekonomian antar negara di dunia.
5. Sebagai pedoman bagi pemerintah untuk mengambil kebijaksanaan yang
berkaitan dengan perencanaan pembangunan ekonomi nasional.
6. Untuk mengetahui
penggunaan pendapatan masyarakat
7. sebagai pedoman
untuk melaksanakan pembangunan
B.
KOMPONEN PENDAPATAN NASIONAL
|
Dalam perhitungan pendapatan nasional
suatu negara dikenal beberapa komponen pendapatan nasional, yaitu :
1.
GDP
(Gross Domestic Product = Produk Domestik Bruto) adalah jumlah seluruh produksi yang
dihasilkan masyarakat, baik masyarakat asing yang berada di dalam negeri,
maupun masyarakat nasional dalam waktu satu tahun.
PDB = Nilai barang/jasa yang
dihasilkan DN + Barang/jasa yang dihasilkan warga Asing di DN atau PDB = PNB –
Pendapatan Faktor Produksi Netto dari Luar Negeri
2.
NDP
(Nett Domestic Product = Produk Domestik Bersih) adalah GDP setelah dikurangi dengan
penyusutan dan perbaikan barang modal
3.
GNP
(Gross National Product = Produk Nasional Bruto) adalah jumlah seluruh produk yang
dihasilkan oleh masyarakat suatu negara tanpa menghitung produk yang dihasilkan
oleh masyarakat asing di dalam negeri dalam waktu satu tahun.
PNB =
Nilai barang dan jasa yang dihasilkan DN +
Barang/jasa yang dihasilkan
warga DN di Luar Negeri atau PNB = PDB + Pendapatan Faktor Produksi Netto dari
Luar Negeri.
Untuk negara
berkembang besarnya PDB > PNB dan untuk negara maju PNB > PDB
4.
NNP
(Nett National Product = Produk Nasional Bersih) adalah GNP setelah dikurangi dengan
penyusutan dan perbaikan barang modal.
5.
NNI
(Nett National Income = Pendapatan Nasional Bersih) adalah NNP setelah dikurangi dengan
pajak tidak langsung, yang merupakan pendapatan nasional yang dihitung
berdasarkan balas jasa yang diterima para pemilik faktor produksi.
6.
PI
(Personal Income = Pendapatan Perseorangan) adalah NNI dikurangi dengan dana sosial, pajak perusahaan, laba
yang ditahan dan ditambah transfer payment pemerintah, yang merupakan
pandapatan yang diterima oleh masyarakat atau rumah tangga.
7. DI (Disposible Income = Pendapatan yang siap
dibelanjakan adalah
pendapatan yang benar-benar diterima oleh masyarakat dan siap untuk
dibelanjakan. Besarnya DI yaitu PI setelah dikurangi dengan pajak
langsung/pajak personal/pajak perseorangan. DI dipergunakan untuk dua sektor,
yaitu :Saving (tabungan) Compsumtion (konsumsi)|
METODE PERHITUNGAN PENDAPATAN
NASIONAL
|
Terdapat
3 Metode
Perhitungan Pendapatan Nasional
a.
Metode Produksi
atau Pendekatan Produksi (Produck Approach)
Perhitungan
pendapatan nasional dengan metode produksi adalah dengan menjumlahkan nilai tambah
semua barang-barang dan jasa-jasa tersebut dijumlahkan.
Rumus :
Jadi komponen
pendapatan nasional dari sisi produksi, yaitu : macam produk, jumlah produk
yang terjual dari berbagai macam produk, dan harga jual produk.
Sehingga untuk
lebih singkatnya dirumuskan sebagai berikut :
|
|
dimana : PN = Pendapatan Nasional
Pn =
Harga jual suatu produk
Qn =
Hasil produksi
|
Metode produksi dapat digunakan untuk
menghindari penghitungan ganda (double counting) di dalam menghitung pendapatan
nasional
b.
Metode
Pengeluaran atau Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach)
Dari sisi
pengeluaran, pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan pengeluaran atau
expenditure dari masing-masing sektor dalam perekonomian, yaitu :
1)
Pengeluaran konsumsi (C), meliputi semua pengeluaran
rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga swasta bukan perusahaan
untuk membeli barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan.
2) Pengeluaran
Investasi (I) meliputi semua pengeluaran domestik (dalam negeri) yang dilakukan
oleh swasta untuk mendirikan bangunan, mesin-mesin, perlengkapan dan jumlah
persediaan perusahaan.
3)
Pengeluaran
pembelian pemerintah (G), meliputi pembayaran pensiun, bea siswa, subsidi dalam
berbagai bentuk, dan transfer pemerintah.
4)
Expor netto (X-M), meliputi keseluruhan jumlah barang dan
jasa yang diekspor dan diimpor. Jika ekspor lebih besar dari impor maka ekspor
netto bertanda positif (+) dan sebaliknya bila ekspor lebih kecil dari impor,
maka ekspor netto bertanda negatif (-).
Bila
komponen-komponen tersebut dituliskan dalam bentuk persamaan, maka akan nampak
sebagai berikut :
|
|
c.
Metode Pendapatan
atau Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
Dari sisi
pendapatan, pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan pendapatan yang
diterima oleh faktor produksi, yang terdiri dari sewa, upah dan gaji, bunga,
dan laba.
Jadi komponen
pendapatan nasional dari sisi pendapatan adalah :
1) Sewa (Rent income) atau disingkat r
2) Upah dan gaji (Wage and Salary income) atau disingkat w
3) Bunga (Interest income) atau disingkat i
4) Laba usaha (Profit income) atau disingkat p
Sehingga dalam
bentuk persamaan dapat dirumuskan :
|
PENDAPATAN
PERKAPITA
|
Penyajian Produk
Domestik Bruto (PDB) dan Produk Nasional Bruto (PNB) dari berbagai sektor
dirinci menurut nilai tambah dari seluruh sector ekonomi, yang mencakup sektor
Pertanian, Pertambangan, Industri, Listrik, gas dan air, Konstruksi,
Perdagangan, Pengangkutan, Lembaga
keuangan, Dan jasa-jasa. Sedangkan PDB dan PNB menurut penggunaan dirinci
menurut komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi
pemerintah, pembentukan modal tetap bruto, perubahan stok dan ekspor netto.
PDB dan PNB sangat diperlukan untuk menentukan besarnya
pendapatan perkapita (Per Capita Income). Pendapatan
Perkapita adalah Pendapatan yang diterima oleh setiap penduduk dalam suatu
Negara selama kurun waktu 1 tahun, atau ditentukan oleh besarnya pendapatan
nasional dan jumlah penduduk.
Pendapatan
perkapita dapat dihitung sebagai berikut :
atau
Tinggi rendahnya
PDB atau PNB dan Pendapatan perkapita suatu Negara oleh Bank Dunia
dikelompokkan ke dalam 4 kelompok berdasarkan pendapatan perkapita pada tahun
2003, yaitu :
a. Kelompok Negara berpendapatan rendah
(low income economies), yaitu Negara-negara yang memiliki PNB perkapita sekitar
$ 675 atau kurang
b. Kelompok Negara berpendapatan menengah
bawah (lower middle income economies), yaitu Negara-negara yang mempunyai PNB
perkapita sekitar $ 675 sampai dengan $ 2.695
c. Kelompok Negara berpendapatan menengah
tinggi (upper middle income economies), yaitu Negara-negara yang mempunyai PNB
perkapita sekitar $ 2.696 sampai dengan $ 8.335
d. Kelompok Negara berpendapatan tinggi
(hight income economies), yaitu Negara-negara yang mempunyai PNB perkapita
sekitar $ 8.335 atau lebih
Pendapatan per
kapita suatu negara dinyatakan dengan nilai tukar uang luar negeri atau
dinyatakan dalam dollar Amerika Serikat, sehingga dapat membandingkan dengan
negara lain, terutama negara-negara sekitar yang dekat, misalnya ASEAN.
Perbandingan dengan negara lain akan memberikan gambaran kedudukan Indonesia.
Umumnya negara yang masih berkembang (misal Indonesia) mempunyai pendapatan per
kapita yang rendah.
Rendahnya
pendapatan per kapita pada negara yang sedang berkembang dikarenakan :
1.
Tingkat pendidikan yang rendah, sehingga pengetahuan yang
di peroleh sedikit.
2.
Ketrampilan dan kecakapan yang rendah, sehingga
kekurangan tenaga ahli.
3.
Modal yang dimiliki relatif sedikit.
4. Kekurangan akan sumber alam.
5.
Kemalasan dan ketidak disiplinan seseorang.
6.
Sikap yang tidak mendorong berproduksi

Casino Del Sol, Calif. - JMH Hub
BalasHapusCasino Del Sol, Calif. 전주 출장안마 is a small casino located in 김제 출장안마 the 충주 출장마사지 heart of San Diego. Its 양산 출장안마 location along the busy Fremont Street, and a quick drive from Baymont Park 아산 출장마사지